Bagi kamu yang ingin atau sudah memiliki hewan peliharaan sugar glider, sebaiknya kamu harus tahu cara perawatan yang baik dan benar. Pasalnya ada beberapa pemelihara hewan ini yang kurang paham cara merawatnya sehingga hewan ini jadi kurang terawat dan bisa mengakibatkan stress, sakit atau bahkan kematian.
1. Bagaimana Cara Menjinakan Sugar Glider
Hewan ini pada dasarnya merupakan hewan liar yang tinggal di alam bebas. Karena hewan ini memiliki bentuk yang lucu dan menarik, sehingga banyak orang yang memilihnya untuk dijadikan hewan peliharaan. Maka dari itu hewan ini masih memiliki sifat liarnya jika menemukan tempat atau kondisi baru.
Hal yang perlu diperhatikan agar hewan ini bisa jinak adalah kita diamkan hewan ini selama beberapa hari di dalam lingkungan yang baru. Jangan kita ganggu sebelum hewan ini menjadi jinak.
Selama tahap adaptasi taruhlah beberapa baju yang sudah kita pakai di sekitar kandang atau di dalamnya, agar sugar glider bisa mengenali bau dari tubuh kita.
Setelah dua hari cobalah untuk memulai memberikan makanan menggunakan tangan kita langsung, namun perlu hati-hati karena bisa jadi hewan tersebut belum jinak 100% dan masih belum terlalu mengenal kita, sehingga ia masih menganggap kita adalah ancaman.
Cabalah lakukan hal ini terus menerus hingga hewan ini mengenali kita sehingga ia akan menjadi jinak dan siap untuk diajak main.
2. Cara Merawat Sugar Glider
Perawatan Sugar Glider. Siapkanlah kandang sugar glider yang cukup untuk bergerak. Sediakan juga wadah untuk air minum, disarankan menggunakan dot hamster agar terjaga kebersihanya dan tidak menimbulkan basah kemana-mana.
Kenalkan dot sebagai air minum dengan cara menempelkan pada bagian mulutnya. Air yang diberikan juga bisa ditambahkan sedikit madu, karena hewan ini menyukai hal yang manis. Jangan lupa juga lebih baik gunakanlah air matang jangan menggunakan air dari kran langsung.
Letakan kandang dari jangkauan hewan lain seperti kucing maupun anjing, karena hewan ini akan merasa tidakm tenang dan panic. Jauhkan juga dari suara-suara yang bising karena sugar glider mudah terkejut.
Hindari juga cahaya yang langsung, karena mata sugar glider cukup sensitive terhadap rangsangan cahaya yang akan membuatnya terkejut dan juga silau, karena habitat sugar memang berada di tempat yang teduh dan gelap.
Dalam memelihara sugar glider diperlukan kesabaran, karena hewan ini cukup sulit ketika beradaptasi di tempat yang baru dan membutuhkan waktu yang lama pula. Selama proses penjinakan dan adaptasi ini, sebisa mungkin jangan sampai sugar glider tersakita, karena kamu perlu meyakinkannya bahwa manusia bukanlah ancaman baginya.
Perhatikan juga kuku pada sugar glider. Jika terlihat terlalu panjang, maka potonglah kukunya. Segera periksakan sugar glider jika mulai ada tanda-tanda bahwa ia sakit. Tandanya yaitu mata sayu dan terlihat lebih lemas serta menunjukan perilaku yang tidak biasanya.
3. MAKANAN DAN MINUMAN SUGAR GLIDER
Sugar Glider merupakan hewan jenis omnivore (pemakan semua jenis makanan). Secara alami makanan sugar glider adalah getah pohon, buah-buahan, nectar dan serangga.
Kita tidak mungkin bisa menyediakan makanan yang sama persis dengan makanan di alam luar sana, namun kita bisa mensiasatinya dengan makanan yang mirip atau makanan yang mengandung zat sejenis.
Ada beberapa makanan yang telah diolah oleh perusahaan-perusahaan, maka pilihlah yang tepat kandungan dan komposisinya. Sedangkan minumannya, sediakan air bersih yang matang atau air mineral yang telah melalui proses penyulingan.




No comments:
Post a Comment